Banyak orang mengira bahwa beberapa makanan yang terlihat sehat sebenarnya dapat memicu kolesterol tinggi. Kebingungan ini sering terjadi karena label 'sehat' yang diberikan pada banyak produk makanan di pasaran.
Baca juga: Djokovic Melaju ke Semifinal US Open 2025, Siap Tantang Alcaraz
Minuman Bersoda Diet dan Jus Buah
Minuman bersoda diet sering dianggap sebagai pilihan sehat karena bebas kalori. Namun, banyak penelitian menunjukkan bahwa pemanis buatan dapat menyebabkan resistensi insulin dan meningkatkan kadar kolesterol.
Sementara itu, jus buah meski terlihat kaya vitamin, nyatanya memiliki kadar gula yang tinggi. Gula berlebih dapat memicu peningkatan kadar kolesterol dalam darah, meskipun berasal dari sumber yang alami.
Baca juga: Kericuhan di Bandung: Tembakan Gas Air Mata dan Provokasi di Depan Kampus
Sereal Sarapan dan Roti Gandum
Sereal sarapan yang diberi label 'rendah lemak' sebenarnya bisa mengandung banyak gula tersembunyi. Gula ini bisa berkontribusi terhadap peningkatan kadar kolesterol jahat (LDL) yang membahayakan kesehatan jantung.
Demikian juga, roti gandum sering diasumsikan sebagai pilihan sehat. Namun, banyak roti gandum di pasaran mengandung tepung olahan yang dapat meningkatkan kadar gula tubuh dan, pada gilirannya, kolesterol.
Makanan Ringan Sehat dan Dressing Salad
Makanan ringan yang diklaim sehat seperti keripik sayur atau granola bar sering kali mengandung bahan tambahan yang tinggi gula dan lemak trans. Ini jelas bertolak belakang dengan tujuan untuk menjaga kolesterol tetap rendah.
Dressing salad, meskipun tidak berlemak, sering kali mengandung bahan pengawet dan gula. Memilih dressing yang lebih alami dan rendah gula sangat penting untuk menjaga kadar kolesterol Anda.
Baca juga: Menemukan Kebahagiaan dalam Hal-Hal Kecil
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: