Rabu, 29 OKTOBER 2025 • 21:32 WIB

Honeymoon Cystitis: Bahaya di Balik Keceriaan Setelah Menikah

Author

Honeymoon Cystitis: Bahaya di Balik Keceriaan Setelah Menikah

Honeymoon cystitis adalah infeksi saluran kemih yang sering dialami wanita setelah berhubungan seksual, terutama pasca bulan madu. Menariknya, isu ini tengah viral di media sosial berkat pengalaman unik beberapa individu setelah menikah.

Baca juga: Pemecatan Anggota Polri Terkait Kecelakaan Maut Ojol

Para dokter menekankan pentingnya menjaga kebersihan sebagai langkah pencegah utama. Ketika kebersihan diabaikan, risiko terkena infeksi ini meningkat signifikan.

Definisi dan Penyebab Honeymoon Cystitis

Honeymoon cystitis, istilah medis untuk infeksi saluran kemih, muncul ketika bakteri dari vagina masuk ke saluran kencing saat berhubungan seksual. Hal ini sering terjadi karena kurangnya perhatian terhadap kebersihan area genital sebelum dan sesudah melakukan aktivitas seksual.

Menurut dr. Dinda Derdameisya, SpOG, peningkatan aktivitas seksual dapat meningkatkan risiko infeksi ini. Posisi anatomi lubang kencing yang dekat dengan vagina berkontribusi pada masalah ini.

Kebersihan adalah faktor penting yang harus diperhatikan. Meskipun aktivitas seksual berperan, tetap menjaga kesehatan area genital menjadi hal utama untuk menghindari potensi infeksi.

Baca juga: Kunto Aji Soroti Tanggung Jawab Anggota Dewan dan Perjuangan Masyarakat

Peranan Kebersihan Dalam Mencegah Infeksi

Dokter Yassin Yanuar Mohammad, SpOG, menjelaskan bahwa cairan sperma dapat menarik bakteri jika tidak segera dibersihkan. Cairan ini mengandung nutrisi yang bisa mengundang mikroorganisme jika dibiarkan terlalu lama.

Oleh karena itu, sangat dianjurkan bagi perempuan untuk segera membersihkan area vagina setelah berhubungan seksual. Kebersihan yang baik sebelum beraktivitas seksual juga jadi langkah krusial.

Dengan menjaga kebersihan, para perempuan bisa secara signifikan mengurangi risiko terkena infeksi saluran kemih. Kesadaran akan hal ini harus terus digalakkan.

Saran untuk Menjaga Kesehatan Reproduksi

Dokter Dinda merekomendasikan agar perempuan mandi sebelum berhubungan seksual untuk memastikan kebersihan. Penggunaan produk yang tepat saat membersihkan area genital juga sangat ditekankan.

Sabun khusus vagina dapat dipertimbangkan, namun dr. Yassin mengingatkan untuk tidak menggunakan sabun secara berlebihan. Penggunaan berlebihan bisa mengubah keasaman vagina dan berpotensi menyebabkan iritasi.

Merekomendasikan konsultasi dengan dokter sebelum mencoba produk kebersihan baru juga merupakan langkah bijak. Hal ini penting untuk menghindari potensi iritasi yang dapat memperburuk keadaan.

Baca juga: Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke RS Polri: Memantau Korban Aksi Demonstrasi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU