Minggu, 28 SEPTEMBER 2025 • 20:59 WIB

Suti Karno: Dari Amputasi hingga Komitmen untuk Anak-Anak Difabel

Author

Suti Karno: Dari Amputasi hingga Komitmen untuk Anak-Anak Difabel

Artis senior Suti Karno kini aktif dalam kegiatan sosial yang fokus pada komunitas difabel, meskipun ia telah menjalani amputasi kaki akibat komplikasi diabetes.

Baca juga: Pelanggaran Hak Asasi Manusia Dikonfirmasi dalam Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online

Kegiatan ini tidak hanya mendukung penyandang disabilitas, tetapi juga mencerminkan rasa syukur dan komitmen Suti untuk membantu mereka melalui pendirian yayasan sosial.

Semangat Berkontribusi di Tengah Keterbatasan

Suti Karno mengungkapkan rasa syukurnya, "Iya, bersyukur sekali. Kita harus bersyukur, selalu bersyukur. Bahwa diamputasi kaki saya tidak memutuskan gerak saya."

Kondisi ini mendorongnya untuk semakin peduli terhadap orang-orang yang membutuhkan, terutama anak-anak penyandang disabilitas.

Ia juga menekankan pentingnya memiliki mental positif, meskipun mengahadapi keterbatasan fisik, dengan mengatakan, "Walaupun tanpa kaki, tapi bergeraknya dengan hati."

Suti aktif dalam berbagai kegiatan sosial, berusaha menjangkau dan membantu anak-anak difabel melalui berbagai kesempatan.

Imajinasi untuk Yayasan Khusus Difabel

Impian Suti untuk mendirikan yayasan sosial semakin kuat seiring dengan keinginannya berinteraksi dengan anak-anak difabilitas. Ia menuturkan, "Saya tuh dulu pengin banget punya panti asuhan, punya yayasan."

Baca juga: Manchester United Resmi Rekrut Senne Lammens

Kini, fokusnya tidak hanya kepada anak-anak yatim piatu, tetapi juga kepada anak-anak difabel. "Nah, setelah saya bergaul dengan anak-anak disabilitas, saya ingin sekali punya panti khusus untuk mereka," tegasnya.

Suti berharap Tuhan memberikan jalan untuk mewujudkan cita-citanya, dengan keyakinan bahwa niat baiknya akan dimudahkan.

Keinginan ini menunjukkan dedikasinya untuk berkontribusi lebih banyak dalam kehidupan mereka.

Kerja Sama dengan Sekolah Luar Biasa

Suti juga aktif menjalin kerja sama dengan berbagai Sekolah Luar Biasa (SLB) di Jabodetabek. Ia memulai kolaborasi dengan SLB Nusantara di Depok dan menyatakan, "Dia siap banget jadi binaan kami."

Dalam setiap acara, Suti tidak lupa melibatkan anak-anak dari SLB untuk menampilkan bakat mereka. "Hampir semua acara saya ikut sertakan mereka. Saya suruh latihan lagu baru, nari baru," ungkapnya.

Kegiatan ini dimaksudkan untuk memberikan pengalaman yang berarti dan menghilangkan sifat monoton dalam interaksi dengan anak-anak difabel.

Suti berkomitmen untuk terus mendorong kreativitas dan bakat anak-anak ini melalui berbagai pementasan yang diadakan.

Baca juga: Kericuhan di Bandung: Tembakan Gas Air Mata dan Provokasi di Depan Kampus

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU