Bawang Putih Bertunas: Aman atau Berbahaya untuk Dikonsumsi?
Bawang putih menjadi bahan masakan pokok di Indonesia, namun seringkali bakal bertunas setelah disimpan lama. Banyak yang bertanya-tanya, apakah bawang putih yang bertunas ini masih aman dimakan?
Baca juga: Pemecatan Anggota Polri Terkait Kecelakaan Maut Ojol
Menurut para ahli, bawang putih bertunas tetap bisa dikonsumsi, asalkan tidak ada tanda-tanda pembusukan atau berjamur.
Bawang putih memiliki peran penting dalam kuliner Indonesia. Aromanya yang khas dan rasa yang kuat menjadikannya bumbu yang hampir selalu ada di dapur.
Banyak masyarakat Indonesia menyimpan bawang putih dalam jumlah besar, meskipun terkadang mereka lupa hingga bawang tersebut mulai bertunas.
Baca juga: Korea Selatan U-23 Siap Tantang Indonesia di Kualifikasi Piala Asia 2026
Ahli diet Lizzy Swick menjelaskan bahwa bawang putih yang sudah bertunas umumnya aman untuk dimakan asal tidak mengalami pembusukan. Ia menambahkan, "Tunas hijau sebagian besar merupakan tanda usia dan bukan kualitas."
Dalam beberapa studi, ditemukan bahwa beberapa senyawa antioksidan dalam bawang putih bisa meningkat seiring dengan bertambahnya usia dan proses tunas. Namun, hal ini tidak menunjukkan bahwa bawang putih menjadi berbahaya.
Walaupun bawang putih yang bertunas tidak selalu berbahaya, ada beberapa tanda yang mengharuskan Anda untuk membuangnya. Di antaranya adalah jika terdapat jamur, tekstur yang lunak, bau asam, dan siung yang kempes.
Mengetahui ciri-ciri tersebut sangat penting agar konsumen dapat memastikan bahwa bawang putih yang digunakan dalam masakan tetap berkualitas dan aman untuk dikonsumsi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: