Makanan Sehat yang Dapat Redakan Peradangan di Tubuh
Peradangan bisa menjadi sumber masalah kesehatan yang serius, dan makanan yang kita pilih memiliki pengaruh besar dalam hal ini.
Baca juga: Unisba dan Unpas Tegaskan Tidak Ada Aparat TNI-Polri Masuk Kampus Saat Kericuhan
Beruntung, ada ragam pilihan makanan yang dapat membantu menurunkan peradangan dan mendorong kesehatan yang lebih baik.
Peradangan merupakan respons tubuh yang alami terhadap cedera dan infeksi, namun jika berlangsung lama, bisa menyebabkan berbagai penyakit kronis.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan bahwa peradangan berperan penting dalam banyak masalah kesehatan, mulai dari penyakit jantung hingga diabetes.
Oleh karena itu, penting bagi kita untuk mengenali makanan yang dapat membantu meredakan peradangan sekaligus menjaga kesehatan tubuh.
Baca juga: Mengapa Finfluencer Menjadi Panduan Utama Keuangan di Era Digital
Beberapa jenis buah seperti berry, ceri, dan anggur mengandung antioksidan tinggi yang mampu mengurangi tingkat peradangan dalam tubuh.
Sayuran hijau, seperti brokoli dan bayam, juga merupakan sumber nutrisi yang dapat mengatasi peradangan. Sebuah studi dalam jurnal 'Nutrients' mengungkapkan bahwa sayuran ini memiliki senyawa yang berperan dalam proses anti-inflamasi.
Rempah-rempah seperti kunyit dan jahe juga dikenal memiliki sifat anti-inflamasi yang ampuh, membuatnya menjadi tambahan yang baik untuk diet harian.
Lemak sehat, terutama omega-3, sangat penting untuk mengurangi peradangan. Ikan berlemak, seperti salmon dan sarden, merupakan sumber terbaik.
Minyak zaitun extra virgin, yang menjadi komponen utama dalam diet Mediterania, juga terbukti efektif dalam menurunkan peradangan.
Menambahkan kacang-kacangan dan biji-bijian ke dalam pola makan dikenal sebagai cara cerdas untuk mendapatkan lemak sehat yang bermanfaat bagi tubuh.
Baca juga: Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke RS Polri: Memantau Korban Aksi Demonstrasi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: