Masalah Kesehatan Lutut: Penyebab, Dampak, dan Pentingnya Perawatan Dini
Masalah lutut sering dianggap hanya berkaitan dengan penuaan, tetapi banyak yang mengalaminya jauh sebelum usia lanjut. Cedera dan gaya hidup berkontribusi besar terhadap kesehatan lutut yang sering diabaikan.
Baca juga: Pelanggaran Hak Asasi Manusia Dikonfirmasi dalam Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online
Dokter spesialis ortopedi, Dr. Franky Hartono, Sp.OT (K), menjelaskan bahwa penyebab masalah lutut bukan hanya usia, tetapi juga ketidaknormalan bentuk kaki. Kelainan seperti kaki berbentuk X atau O membuat distribusi beban di sendi lutut tidak seimbang dan bisa memicu gangguan seiring waktu.
Degenerasi sendi atau penurunan fungsi sendi yang terjadi bertahap juga menjadi faktor utama. Menurut Dr. Franky, hal ini berkaitan dengan usia dan penggunaan sendi yang berlebihan, sehingga bantalan sendi tidak berfungsi optimal.
Cedera adalah masalah utama yang sering terkait dengan kesehatan lutut. 'Paling sering karena cedera. Kalau udah cedera itu dampaknya besar,' tegas Dr. Franky dalam penjelasannya.
Cedera lutut dapat muncul dalam berbagai bentuk, dengan cedera ligamen anterior cruciate ligament (ACL) yang paling dikenal. Biasanya, cedera tersebut terjadi akibat gerakan memutar tiba-tiba atau pendaratan yang kurang tepat saat berolahraga.
Baca juga: Penjarahan di Rumah Politisi NasDem: Polisi Semakin Intensif Melakukan Penyelidikan
Dr. Franky menekankan pentingnya penanganan cedera yang tepat agar mencegah efek jangka panjang. 'Jika tidak ditangani dengan baik, cedera ligamen dapat memengaruhi fungsi lutut dalam jangka panjang,' tambahnya.
Menjaga kesehatan lutut sejak dini sangat penting. Melalui pemanasan yang cukup sebelum berolahraga dan pendinginan setelah aktivitas fisik, risiko cedera dapat diminimalisir.
Beban berlebih pada lutut adalah faktor pemicu masalah kesehatan sendi. Aktivitas fisik yang terlalu berat atau pekerjaan dengan beban angkat berlebihan memberi tekanan terus-menerus pada sendi lutut, yang bisa menimbulkan masalah kesehatan di kemudian hari.
Kondisi obesitas juga berkontribusi terhadap tekanan tambahan di sendi lutut. Dr. Franky menjelaskan, 'Beban berlebih yang memengaruhi kesehatan lutut tidak hanya berasal dari aktivitas mengangkat, tetapi juga dari berat badan itu sendiri.'
Aktivitas fisik tetap penting meskipun olahraga berlebihan bisa berdampak negatif. 'Olahraga sangat dianjurkan untuk menopang fungsi tubuh kita,' ujar Dr. Franky. Namun, intensitas aktivitas fisik harus dihargai untuk menjaga kesehatan sendi.
Baca juga: Presiden Prabowo Berikan Penghargaan bagi Polisi Terluka dalam Aksi Demonstrasi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: