BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Rabu, 05 NOVEMBER 2025 • 14:50 WIB

Menggali Psikologi Mencari Validasi dari Orang Lain

Menggali Psikologi Mencari Validasi dari Orang LainMenggali Psikologi Mencari Validasi dari Orang Lain

Sering kali kita merasa butuh pengakuan dari orang lain, termasuk dari mereka yang sebenarnya tidak peduli. Fenomena mencari validasi ini bisa mengganggu kesehatan mental dan emosional kita.

Baca juga: Direktur Lokataru Ditangkap: Kontroversi Penghasutan dan Kebebasan Sipil

Mari kita kupas tuntas alasan di balik kebiasaan ini serta dampaknya terhadap kesejahteraan diri, serta cara mengubah pola pikir yang tidak sehat ini.

Psikologi di Balik Validasi

Mencari validasi tidak semuanya buruk; itu bagian dari sifat manusia. Menurut psikolog, kita sebagai makhluk sosial alami mencari penerimaan agar merasa dihargai dan diakui.

Namun, mencari validasi dari orang yang tidak peduli sering kali berakar dari rasa tidak percaya diri. Ketika kita meragukan nilai diri, pandangan orang lain bisa jadi terasa sangat penting.

Hal ini diperburuk oleh media sosial yang memamerkan kehidupan ideal. Kita cenderung membandingkan diri dengan orang lain, mencari 'like' dan komentar positif, dan jika itu tidak didapat, rasa kecewa bisa melanda.

Baca juga: Korea Selatan U-23 Siap Tantang Indonesia di Kualifikasi Piala Asia 2026

Dampak Negatif dari Mencari Validasi

Menjaga hubungan dengan orang yang tidak peduli dapat berdampak buruk pada kesehatan mental. Kita bisa merasa tertekan dan tidak berharga ketika pengakuan yang kita cari tidak kunjung datang.

Sering kali kekecewaan ini membuat kita berusaha lebih keras untuk mendapatkan perhatian. Ini menciptakan siklus yang tak berujung di mana kita terus mencari validasi yang pada akhirnya tidak membawa kepuasan.

Sebuah studi menunjukkan bahwa orang yang bergantung pada validasi dari orang lain cenderung memiliki tingkat kecemasan yang lebih tinggi dan merasa kurang bahagia. Validasi yang sehat seharusnya datang dari dalam diri, bukan dari luar.

Mengubah Paradigma

Menyadari bahwa validasi yang kita cari dapat mengalih perhatian dari tujuan utama hidup kita adalah langkah awal. Kita perlu belajar untuk mencintai diri sendiri dan menemukan nilai dari dalam.

Ada banyak cara untuk mengganti kebiasaan ini. Misalnya, fokus pada pencapaian pribadi dan mengelilingi diri dengan orang-orang yang mendukung bisa menjadi langkah positif.

Ketika kita mengalihkan perhatian dari mencari pengakuan orang lain, kita akan menemukan lebih banyak kebahagiaan dan kepuasan dalam diri sendiri. Ini bukan tentang menyenangkan orang lain, tetapi tentang mencintai diri sendiri.

Baca juga: Transfer Kiper Baru Jadi Sorotan Manchester United dan Manchester City

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Menggali Psikologi Mencari Validasi dari Orang Lain

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!