Siswa SMP Bawa Bekal Unik Puthul, Menarik Perhatian Publik
Seorang siswa kelas 7F SMPN 1 Paliyan, Gunungkidul, Yogyakarta menarik perhatian publik dengan bekal uniknya berupa puthul, sejenis serangga olahan karya orang tuanya.
Baca juga: DPR Hentikan Tunjangan Perumahan Anggota Mulai 2025, Ini Tuntutan Masyarakat
Peristiwa ini terjadi saat jam makan bergizi gratis (MBG) di sekolah, di mana ia menyantap puthul goreng yang telah dikumpulkan bersama keluarganya.
Pada Senin, 6 Oktober 2025, siswa tersebut membawa bekal puthul goreng setelah melakukan pencarian bersama orang tuanya pada hari sebelumnya.
Guru yang mengawasi, Ivani Ayudya, menjelaskan bahwa alasan siswa memilih puthul adalah karena makanan tersebut merupakan sisa dari masakan orang tuanya yang dianggap lezat.
Baca juga: Apple Siap Luncurkan iPhone 17 Series Tanpa Slot SIM Tray
Kepala Pusat Studi Pangan dan Gizi Universitas Gadjah Mada (UGM), Sri Raharjo, menjelaskan bahwa puthul umumnya dikonsumsi di Gunungkidul, dan memiliki kandungan protein tinggi, terutama setelah dikeringkan.
Proses pengeringan bertujuan untuk mengawetkan serangga, yang membuat kandungan protein puthul dapat mencapai 30-40 persen setelah proses tersebut.
Selain protein, puthul juga mengandung lemak tak jenuh seperti Omega 3, vitamin B, zat besi, dan kalsium yang bermanfaat bagi kesehatan.
Namun, Sri Raharjo juga memperingatkan tentang kemungkinan reaksi alergi yang dapat terjadi pada beberapa individu, yang dapat dipicu oleh protein dalam puthul.
Baca juga: Penyelidikan Penjarahan di Rumah Eko Patrio: Polisi Komitmen Ungkap Pelaku
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: